Skip to main content

Bakar-bakar tambang!

Saya dimana? Oh yg fotoin.

#latepost

Tanggal 26 Desember terjadi Tsunami.
...
Eh, bukan! aku bukan mau cerita tentang Tsunami.
Ulang balik ya... haha --' *krikkrik *garing *ditendang

Tanggal 26 Desember tahun lalu *biar kesannya udah lama*  untuk pertama kalinya anak-anak jurusanku bikin acara bakar-bakar ayam. Wuuuutttt?? udah semester 3 belon pernah bikin bakar ayammm?? kalian itu herbivora!?

Sebenarnya kami udah pernah bikin sekali waktu berkemah di Lhok Mata Ie, tapi ini pertama kalinya bikin yang ala rumahan jadi beda lah dengan bakar-bakar waktu kemah, getoh.

Sebenarnya kami udah punya rencana untuk bakar-bakar ini dari jaman NOAH masih pake nama Perterpan semester 2. Tapi kebiasaan anak-anak jurusanku, sukanya wacana aja. Rencana bikin jaket jeans, jadi wacana. Rencana sering-sering bikin kegiatan naik gunung (biar lebih kerasa kayak anak tambang yang sering main sama alam *azigidi*), jadi wacana. Semua-semua jadi wacana.

Jadi aku yang udah ngga tahan lagi dengan daerah rawan wacana kayak gini akhirnya mengorbankan diri untuk menggerakkan semua (untuk bakar ayam). Akhirnya aku bikin pengumuman di group line jurusan tentang acara ini. Selain bakar ayam, kita juga sekalian nikmatin hadiah angkatan kita karena juara 2 di acara olahraga jurusan, hadiahnya gak banyak cuma snack-snack ringan dan minuman soda besar alias Big Cola. 
Ternyata banyak yang responnya semangat. Semangat bakar ayamnya itu ada *?*. Satu per satu mulai muncul dan menawarkan diri untuk ngurusin masalah minuman, ada yang mau ngurusin ungkep ayamnya, ada juga yang cuma kasih semangat aja. Ternyata banyak anak-anak lainnya juga yang semangat dengan acara kecil kea gini. *terharu*

Awalnya kita pengen semua bisa ikutan, semua cowok dan semua cewek. Biar kami yang jumlah semuanya ada 50an ini bisa makin kompak, bisa lebih dekat lagi, gak ada gap antara teman yang ini dan yang itu, juga sekalian bicarain apa aja tentang angkatan ini untuk kedepannya.

Tapi apalah daya, banyak anak daerah yang manfaatin hari libur akhir tahun yang lumayan agak panjang itu untuk pulang kampung. Awalnya cuma satu-dua yang bilang gabisa, Eh tau-tau ujung-ujungnya yang ikutan bakar-bakar malah cuma kawan-kawan biasa ngopi juga, kawan-kawan yang kebetulan di semester 3 kamarin ada di kelas yang sama. Gagal tujuan utamanya. Tapi aku juga ngga mau jadinya cuma wacana aja lagi, pengumuman udah disebar dan udah ada juga yang ngumpulin uang, pokoknya udah hampir beres semua. Akhirnya kami tetap menjalankan ritual bakar ayam itu dengan jumlah pasukan sekitar 20 orang dan cowok semua.

Mereka-mereka yang mau ikut bakar ayam ini kumpul duit sekitar 20ribu transfer via atm ke aku atau si Agung.  Gatau agung kea mana kejadiannya, tapi yang pasti kerjaan aku di satu hari itu demi ngumpulin duit yang mau ikutan adalah berkeliaran di warkop-warkop se-Banda Aceh. Banda Aceh ini dijuluki dengan kota 1001 warkop, itu gak salah karena di tiap jalan pasti ada minimal 5 warkop. Mungkin kapan-kapan aku bikin postingan tentang warkop-warkop Banda Aceh yang recommended.
Jadi seharian itu aku pindah sana sini supaya teman-teman bisa ngasi duitnya ke aku gampang. Dari jam 10 pagi sampe jam 6 sore aku berkeliaran, yang kumpul duit cuma 1 orang. Sakit sebenarnya.

Akhirnya besoknya mulai gerak semua. Urusan ayam udah sama si Abay dapat 35.000 per ayam, kita potong 4 biar PUASSS. Nasi bawa masing-masing, minuman udah ada dari hadiah dan juga ada sirup cap patung sisa lebaran di rumah si Ari (rumah tempat kami adain bakar-bakarnya). Kebetulan hari itu entah kenapa hujan pula seharian, tapi untung waktu magrib hujannya udah berhenti jadi kami tetap bisa bakar ayamnya.
Agung-Rijalul-Khana-Firman-Win
Aku lumayan sering bakar ayam sama anak-anak SMAku, tapi di bakar-bakar yg ini ada beberapa hal yang beda dan lumayan bikin aku amaze, terkagum-kagum.
Yang pertama, semuanya ada kerja. Ini kayaknya ga pernah terjadi pas bakar-bakar sama anak SMA. Kalo sama mereka pasti adaaa aja yang telat datang tinggal makan aja lah, atau lebih parah lagi ada yang udah datang dari awal tapi cuma tidur-tiduran sementara yang lain bakar-bakar kadang-kadang sampe diguyur hujan. Tapi ini beda, semuanya kerja, ada yang bikin ramuan kecap pedas, ada yang bikin ramuan olesan ayam bakar, ada yang bikin minuman, ada yang kipas-kipas ayam, ada yang ngurus bakar arang dan batok di lokasi lain, ada yang tugasnya ambil arang atau batok yang udah jadi arang trus taruh di panggangan. Saya terharu.

Lagi nunggu ayamnya
Ngga berapa lama, karena kerja kita beres, akhirnya semua ayam ukuran besar ini siap untuk di makan. Nah, ini lagi yang beda. Entah efek kena doktrin dulu pas diospek atau gimana aku gatau juga, tapi ga ada yang makan duluan, semua nunggu kebersamaan. Lagi-lagi, saya terharu.

Sangking (atau saking?) kebersamaannya, berkat usulan si Abay kami sampe ngumpulan nasi yang kami bawa masing-masing dalam satu wadah besar. Nah dari wadah itulah kami kembali di bagikan secara rata nasi porsi masing-masing. OMG. Saya terharu melihat akal teman-teman semua. Jadi semua bisa dapat nasi kalau ada yang lupa bawa. *atau sebenarnya ini cuma akal-akalan si abay aja biar bisa makan lebih banyak?*
Pembagian nasi
Awalnya gapapa kyk gitu, eh tiba-tiba ada lagi yang punya akal kreatif, si Adrian yang didukung sama semuanya. Jadi banyak dari kami yang nasinya beli di warung, jadi kan ada bungkusannya tuh. Nah, bungkusannya yang udah kosong itu dibuka semua, kami duduk berhapan rapat-rapat, bungkusan tadi diletakkan saling menyambung dihadapan kami. Makan nasi bungkus ala mapala (mahasiswa pecinta alam). Aku yang kebetulan di sampaing si Abay cuma bisa bilang "Liat bay, gara-gara ko jadi banyak yang kreatip kekgini", si Abay cuma bisa ketawa.

Tapi entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba semua ngga jadi makan ala mapala gitu. Semua jadi punya kertas bungkusan nasi masing-masing, tapi tetap porsinya di bagikan dengan rata sama si Ilman sebagai komisaris leting kami.

Sebelum memulai makan, kami berdoa dulu. Lagi-lagi sesuatu yang gak pernah ada di bakar-bakar ayam sama kawan SMAku. Dan doa nya di pimpin oleh... Syauki!?
Syauki adalah anak yang bandel dalam hal agama. Tapi belakangan emang keliatan dia sering shalat sih.
Jadi alasan semua nunjuk dia yang mimpin doa makan adalah... Karena katanya ayahnya imam di kampungnya. Aku baru tau hari itu dan aku terdiam tak menyangka.
Ini lagi doa sebenarnya. Tuh yang pakai topi putih namanya Syauki.
Akhirnya kamipun makan dengan lahap ayam bakar ukuran jumbonya dengan nikmat dan penuh penghayatan. 
ayamnya siappp
Selain ayamnya yang luar biasa nikmat karena diolesi bumbu oleh ala rizkimuft, kami juga minum sirup cap patung yang di racik oleh Fadlan dengan jeruk nipis. Anehnya rasnya jadi kaya air kelapa muda.
PENAMPAKAN!? oh bukan itu aufaz
Makan-makan selesai dan kami beres-beres sedikit lalu bersiap mau ke warkop untuk ngopi. Beberapa ada yang udah gerak pulang duluan. Jam menunjukkan pukul 12an malam. Tiba-tiba... brrrrrrrrrrrrsssssssssssss.... hujan deras lagi, kami ga bisa kemana-mana.

Terpaksa kami nungguin hujan reda dulu di rumahnya Ari sambil nonton TV. Sejaman kemudian hujannya baru reda dan rasanya udah gak selera lagi sama warkop, kami pun memutuskan untuk pulang.

Seharian itu emang lagi hujan, tapi hujannya berhenti abis magrib untuk kami mulai bakar-bakar dan hujan lagi setelah kami selesai beres-beres. Lucky?

Besok lusanya aku bakar-bakar lagi, sama anak SMA. Terus lusanya lagi aku bakar-bakar lagi sama panitia acara Dies Natalis Jurusan. Ujung tahun penuh dengan bakar-bakar. 

Comments

  1. buahahahah
    nggak heran kalau suatu hari nanti menjelang akhir tahun ada rumah yang kebakaran wkwk
    Mungkin ada yg seleranya berubah dari ayam bakar jadi orang bakar

    what?

    haha

    Seneng deh blog nya kiki skrg update banget
    kalah update deh blog nya bang auul :/

    P.S.
    Salam buat Aufaz yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaah jangan sampe lah ahaha

      iyaaa ayok bang kita updatee~

      sipp

      Delete

Post a Comment

Komentari



Pilih pada pilihan profil:

1. Name/Url jika tidak memiliki akun blogger.

2. Anonymous jika ingin memberi komentar dengan merahasiakan identitas.

3. Google Account jika kamu juga punya blog.

Popular posts from this blog

Pergerakan Konvergen Divergen dan Transform (Tugas Tektonofisik)

Pergerakan Konvergen Divergen dan Transform
M. Rizki Mufty, Aufaz Zihni, M. Haris Maulana Putra, Muhammad Jehan
Department of Mining Engineering, Faculty of Engineering, Syiah Kuala University, Banda Aceh
Abstract The earth on which we live is a planet that has a history of dynamic formation and has lasted for approximately 4.56 billion years with the discovery of the oldest rocks 4.3 billion years old. For billions of years, the Earth continues to change pretty extreme to this day and finally we can live comfortably on top along with other living beings. Even today, the earth still continues to change. Changes caused by various factors, both factors conducted by the earth itself and caused by the activities of living organisms, or as a result of the things that come from outside the Earth. One factor that is carried by the earth itself is due to tectonic plate movement (movement of divergent, convergent and transform).

Tes wawancara di SMA idaman. Plus tips.

Tanggal 25 Mei yang lalu, aku ikutin tes wawancara untuk penerimaan siswa baru di SMA 3.
Ya Allah.... Ngantrinya lama.... harus nunggu di panggil dari jam 8. Sementara aku itu siswa ke 46 di ruang wawancara itu.
Akhirnya aku dipanggil juga pas udah jam 10 lewat.

"M. Rizki Mufty, ada?" si Ibu Yang Mewawancarai (IYM) manggil ke arah kami semua yang ngantri. "Saya bu!" aku langsung duduk di kursi panas. Panas karena udah 40an orang duduk disini.

IYM : namanya M. Rifki Mufty?
Aku : M. Rizki Mufty bu... bukan Rifki...
IYM : oh.. yaya. Jadi, kamu dari SMP 1? (si IYM ngelirik ke simbol baju smp ku)
Aku : Iya bu...
IYM : Kenapa kamu memilih ke SMA ini? Kenapa bukan di SMA 1 yang ada di sebelah SMP kamu?


Tips : Kalo di tanya alasan memilih sekolah ini, jawablah dengan baik dan  pujilah sekolah tersebut dengan pujian yang masuk akal. Jangan jawab dengan jawaban yang aneh dan tak di mengerti, seperti : "Karena didekat sekolah ini ada yang menjual Pisang Goreng!".
Aku…

Contoh Penyimpangan sosial dalam masyarakat

Bulan puasa ini aku dapat tugas nyari Contoh-contoh penyimpangan sosial dalam masyarakat. Ini tugas IPS. karena Pr nya udah selese, maka di posting sini ajalah... kali aja berguna... dari pada disimpan di laptop selamanya, kan gak bakal betelor juga...

SELAMAT mngerjakan tugas!!!!


___________________________________________________________

Contoh Penyimpangan Sosial dalam Masyarakat

1. Penyimpangan Individual (Individual Deviation)

Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas. Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal, antara lain:

a. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik, penyimpangannya disebut pembandel.

b. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di …